Sekolah Ramah Anak | Lestarikan Lagu Anak
844
post-template-default,single,single-post,postid-844,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Lestarikan Lagu Anak

Lestarikan Lagu Anak

Jakarta (sekber-sra.com) – Saat ini, tidak banyak anak-anak yang mengenal lagu sesuai dengan usianya. Acara musik di televisi pun sekarang ini tidak bisa dibedakan lagi, mana yang khusus untuk anak-anak dan mana yang untuk orang dewasa. Karena penyanyi anak-anak lebih sering tampil di acara musik dewasa dan menyanyikan lagu orang dewasa, dimana lirik lagunya pun cenderung dewasa dan tidak sesuai dengan usia anak-anak. Padahal di era 70-90 an, penyanyi cilik sering muncul di layar televisi. Kini kondisi tersebut terlihat semakin langka, acara untuk anak seolah hilang, apalagi lagu-lagunya.

Di tengah keprihatinan tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerjasam dengan Musik Hana Midori berencana menyelenggarakan “Lomba Suara Anak Indonesia 2018”. Ada 2 (dua) agenda dalam acara ini, yaitu (1) lomba pencarian bakat penyanyi anak (usia 6-18 tahun) dan (2) lomba pencipta lagu anak (untuk umum).

“Kegiatan ini, kami laksanakan untuk memenuhi hak anak atas pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budayanya. Sehingga dalam memanfaatkan waktu luangnya, anak-anak dapat melakukan kegiatan yang positif, inovatif dan kreatif.” jelas Elvi Hendrani, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan, Kreatifitas dan Budaya.

Lomba Suara Anak Indonesia 2018 berskala nasional ini, dapat di ikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Lomba yang akan memperebutkan total hadiah 200 juta, dimulai dari bulan Agustus hingga November. Kemudian, untuk Semi Final pada 11 November, dan untuk Grand Final yang juga menjadi Puncak Acara akan dilaksanakan pada 25 November 2018, dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Yohana Yembise) di Gedung Theater Garuda TMII, Jakarta.

Dalam acara lomba ini, akan di hadiri oleh juri yang sangat kredibel dibidangnya, diantaranya Bens Leo sebagai Ketua Dewan Juri, Purwacaraka dan Dian HP. Peserta yang masuk, nantinya akan dipilih 30 Penyanyi Anak Terbaik dan masuk Semi-Final yang akan dilombakan pada awal bulan November. Kemudian, pada Semi-Final akan dipilih 10 Finalis terbaik Penyanyi Anak untuk melaju ke Grand Final. Selanjutnya, akan dipilih 10 lagu anak dan 10 penyanyi anak dan dibuatkan album rekaman.

Untuk pendaftaran Lomba Suara Anak Indonesi 2018, caranya sangat gampang. Kategori Lomba Penyanyi Anak, usia 6-12 tahun, bebas menyanyikan lagu anak-anak. Setiap peserta kemudian mengunggah video di channel Youtube dan Instagram berdurasi maksimal 2 menit dengan memberikan tagar (hashtag) #lombasuaraanakindonesia2018, #kemenpppa, #sekolahramahanak, #musikhanamidori dan juga mention ke @sekolahramahanak, @kemenpppa, dan @Musik Hana Midori.

 

No Comments

Post A Comment