Sekolah Ramah Anak | Lomba Suara Anak Indonesia 2018
1286
post-template-default,single,single-post,postid-1286,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Lomba Suara Anak Indonesia 2018

Lomba Suara Anak Indonesia 2018

Jakarta (sekber-sra.com) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerjasam dengan Musik Hana Midori menyelenggarakan “Lomba Suara Anak Indonesia 2018”. Ada 2 (dua) agenda dalam acara ini, yaitu (1) lomba pencarian bakat penyanyi anak (usia 6-18 tahun) dan (2) lomba pencipta lagu anak (untuk umum).

Lomba Suara Anak Indonesia 2018 berskala nasional ini sudah dimulai dari bulan Agustus hingga November. Kemudian, untuk Semi Final pada 11 November, dan untuk Grand Final yang juga menjadi Puncak Acara dilaksanakan pada 25 November 2018, di Gedung Theater Garuda TMII, Jakarta.

Dalam acara lomba ini dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Yohan Yembise), Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak (Lenn N Rosalin), Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan, Kreativitas dan Budaya (Elvi Hendrani), dan juri yang sangat kredibel dibidangnya, diantaranya Bens Leo sebagai Ketua Dewan Juri, Purwacaraka dan Dian HP.

Pemenang Lomba Suara Anak Indonesia 2018 pada kategori Penyanyi Lagu Anak yang meraih juara I adalah Sherina Thu Tiwanie, siswi kelas VI SD Tarakanita Gading Serpong. Anak perempuan berusia 11 tahun itu berhasil mengalahkan Lawrence Oktavianus S yang meraih pemenang ke-II dan Aisha Dama C yang menempati posisi ke-III. Pemenang harapan pertama, kedua dan ketiga diraih masing-masing oleh Erditya Putra Permana, Fladira Luna Ramadhani dan Adzra Zulfa Rabbani.

Para pemenang pada lomba tersebut mendapatkan piala dan hadiah uang masing-masing Rp20 juta; Rp17,5 juta; Rp15 juta; Rp10 juta; Rp7,5 juta dan Rp5 juta.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Yohana Yembise) yang lebih akrab disapa Mama Yo, mengatakan para pemenang dan finalis lainnya akan diundang pada Peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang akan diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan. “Saya akan minta mereka dibuatkan album yang bisa disebarluaskan ke seluruh Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mendukung,” katanya.

Kepada finalis yang belum mencapai berhasil meraih kemenangan, Mama Yo meminta jangan kecewa karena tetap akan ada kesempatan lain untuk berprestasi. “Semoga sukses karena anak-anak adalah generasi masa depan Indonesia,” katanya.

Pada kategori Pencipta Lagu Anak, yang berhasil meraih Juara I adalah Stephen Irianto Wally (Aku Suka Bernyanyi), Juara II  Mayashanty Reyninda (Tetap Satu), Juara III Bradder Sam (Kufoto  Klik), Harapan I Panji Nurseto (Liburan), Harapan II Jefrey Antonius Situmeang (Gak Boleh Nakal), dan Harapan III Agustinus Husni Hartono (Hari Baru).

No Comments

Post A Comment