Sekolah Ramah Anak | Hari Anak Nasional 2019
1333
post-template-default,single,single-post,postid-1333,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Hari Anak Nasional 2019

Hari Anak Nasional 2019

Makassar (sekber-sra.com) – Seperti biasanya, memasuki bulan Juli ini menjadi harinya anak-anak di seluruh Indonesia tepatnya pada tanggal 23 Juli yaitu peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Acara HAN tahun 2019 dilaksanakan di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) sebagai pelaksana acara HAN 2019. Acara ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Yohana Yembise), Gubernur Sulawesi Selatan (Nurdin Abdullah), Wali Kota Makassar (Iqbal Suhaeb), Sekretaris Menteri PPPA (Pribudiarti Nur Sitepu), Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak (Lenny N. Rosalin), Deputi Bidang Perlindungan Anak (Nahar), Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Susanto), dan pejabat lainnya.

HAN kali ini turut dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja, Keluarga dan Pelayanan Sosial Republik Turki (Zehra Zümrüt Selçuk). Selain ikut memperingati acara HAN 2019, kedatangan Menteri Turki ke Indonesia adalah untuk melaksanakan perjanjian kerja sama dengan Pemerintahan Republik Indonesia yang ditandai penandatanganan nota kesepahaman.

Peringatan HAN 2019 mengambil tema “Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak.” Tema ini dipilih karena keluarga adalah pengasuh pertama dan utama bagi anak-anak. Demi membangkitkan kepedulian, kesadaran, dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk menciptakan keluarga yang memiliki pola pengasuhan yang berkualitas, berwawasan, dan memiliki pemahaman dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Pada acara HAN 2019, ada perwakilan anak-anak Indonesia yang membacakan Suara Anak Indonesia 2019. Suara Anak Indonesia adalah hasil musyawarah anak-anak se-Indonesia dalam pertemuan Forum Anak Nasional 2019. Kegiatan ini menjadi serangkaian dalam peringatan HAN 2019, yang biasanya dilaksanakan sebelum puncak acara HAN. Suara Anak Indonesia 2019 tersebut berisi:

Kami anak Indonesia menyuarakan:

  1. Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan dan pengawasan terhadap anak yang ditelantarkan beserta dengan lingkungannya.
  2. Anak Indonesia mendukung penuh pemerintah untuk merealisasikan penyelarasan peraturan perundang-undangan mengenai batas minimal usia perkawinan.
  3. Memohon kepada pemerintah untuk mengatasi stunting dengan meningkatkan edukasi keluarga dan pemerataan fasilitas serta akses kesehatan.
  4. Mengajak masyarakat Indonesia untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan waste to energy.
  5. Mengajak pemerintah, tenaga kependidikan, dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan pemahaman terkait kesehatan mental.
  6. Mendukung pemerintah untuk menyamaratakan sarana prasarana dan tenaga kependidikan dalam mengoptimalkan sistem pendidikan.
  7. Menolak segala bentuk diskriminasi di sekolah, lingkungan, dan media sosial terhadap anak.
  8. Menolak segala bentuk eksploitasi terhadap anak.
  9. Forum Anak bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan dan menyamaratakan pemberian edukasi kepada anak terkait kesiapsiagaan bencana.
  10. Memohon kepada pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus dan anak berhadapan dengan hukum dalam segala aspek kehidupan.
  11. Memohon kepada pemerintah untuk mengoptimalkan pembuatan Kartu Identitas Anak dan akta kelahiran di seluruh Indonesia.

 

 

No Comments

Post A Comment