Sekolah Ramah Anak | Bunga Rampai
305
page-template,page-template-full_width,page-template-full_width-php,page,page-id-305,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-10.1.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Bunga Rampai

Berita Nyata bukan HOAX

Kami SMK Widya Nusantara Maros menerapkan Sekolah Ramah Anak pertengahan 2016,setelah sebelumnya saya menjadi “penumpang gelap” adanya pelatihan sekolah ramah anak di Bojonegoro, knp penumpang gelap. Krn sy bukanlah peserta yg diundang. Waktu itu Bu Tety yang berjasa thd saya mengenalkan SRA,yang akhirnya sy kenal dgn Bu Elvi dan Bu Yanti. (Terima kasih Bu Tety).

Sepulang dr Bojonegoro, dengan meraba-raba apa mksdx SRA, saya mencoba menerapkan konsep SRA yg belum tahu persis bgm penerapan SRA.. Modal nekad saja.

Untuk mencoba pengen tahu lebih ttg SRA, Akhir 2016 saya mencoba membuat seminar di Maros ttg SRA dengan mengundang Bu Elvi dan Bu Yanti sbg narasumber.

Waktu berjalan dengan perubahan SRA menjadi “ruh” di SMK Widya Nusantara Maros. Pembelajaran berjalan biasa saja, tapi model pendekatan yang berbeda dr sebelumnya.

INI KARENA SRA
Sekolah yang kecil, fasilitas minim dan tidak sama sekali diperhitungkan SMK Widya Nusantara di kabupaten, apalagi di Maros. Namun lama kelamaan sedikit demi sedikit terangkat dgn banyak orang melihat “kehebatan” anak-anak didiknya. Apanya yang hebat??
Awal dianggap hebat, kontingen sulawesi selatan utk kawah kepemimpinan yg berjumlah 9 orang, 2 dari anak saya waktu itu ke istana negara.. Langsung tatap muka dengan presiden dan mendikbud. Dan selain SMK Widya Nusantara, sekolah yg ikut adalah sekolah yg bonafide dan sdh terkenal di seluruh antero Sulawesi Selatan, Apriansyah anak saya waktu itu yg terpilih sebagai ketua KPP Sulawesi Selatan.

Ada yg bilang, sekolah yg maju dilihat dr lulusannya.
Alhamdulillah, Ujian Nasional yg pertama kalinya dgn sistem UNBK SMK Widya Nusantara yg bukan sekolah apa-apa di Maros mendapat hasil peringkat ke 2 untuk nilai ujian nasional.

Di dunia SMK, memandang lulusan dgn nilai bukanlah indikator yg utama. Namun keterserapan lulusan dpt diterima kerja atau kuliah lah yg lebih di pentingkan.

Anak saya yang 4 orang daftar di Dinas Kehutanan Prov. NTB. Dari 90 orang yang lulus berkas,dan bersaing dgn smk dan sarjana kehutanan lainnya diambil 14 orang, dari Lulusan SMK dan Sarjana. Bukannya sok pamer, tapi 5 besar terbaik no urut 1 sd 4 adalah anak-anak saya.

SRA adl jawaban bgm karakter, kemampuan dan kemandirian serta prestasi anak bisa diwujudkan.

Mhn maaf, saya benar bangga dgn penerapan SRA yg terbukti membuat sekolah saya yg awalnya bukan apa-apa menjadi apa.

Terima kasih bu Elvi,bu Yanti atas bimbingannya.

Salam
Bagus Dibyo Sumantri

h
Writing & speaking

We provide year-round full and part-time education in the Boston Metro Area for infants and children starting.

t
Social education

We provide year-round full and part-time education in the Boston Metro Area for infants and children starting.

j
Playing games

We provide year-round full and part-time education in the Boston Metro Area for infants and children starting.